Faktor Penyebab Sumur Kering

Air merupakan sumber kehidupan manusia. Jika tidak terdapat air, tentu saja akan meresahkan warga masyarakat. Biasanya berkurangnya jumlah air ini terjadi pada musim kemarau. Musim kemarau ini merupakan musim yang sangat mengkhawatirkan bagi warga yang mengandalkan air dari air tanah atau air sumur. Nah, sebenarnya apa saja yang menyebabkan sumur kering? Perlu kalian ketahui sebenarnya banyak terdapat faktor sumur kering. Berikut ulasannya ūüôā

Beberapa Faktor yang Menyebabkan Sumur Kering :

1. Kurangnya Daerah Resapan Air

Salah satu sumber air yang ada di bawah tanah adalah berasal dari air hujan yang meresap ke dalam tanah dalam jumlah yang cukup besar.  Jika di suatu wilayah terdapat banyak bangunan yang tidak memiliki ruang terbuka hijau yang memadai, disertai dengan kondisi lingkungan yang permukaan tanahnya banyak tertutup aspal, batu, semen, beton, dan lain sebagainya, maka air yang akan meresap ke dalam tanah akan menjadi sedikit.  Terlebih lagi jika hanya ada sedikit lubang biopori yang membantu menampung air hujan dan air lainnya dalam jumlah tertentu agar tidak langsung mengalir ke selokan.  Jika air yang masuk ke dalam tanah sedikit, maka cadangan air tanah yang ada di dalam tanah pun bisa menipis.

2. Pengambilan Air Bawah Tanah yang Berlebihan

Air yang disedot melalui pompa pompa air bertenaga listrik dalam jumlah yang terlalu besar bisa membuat air tanah menjadi terus berkurang dari waktu ke waktu hingga akhirnya tidak ada lagi air yang bisa disedot oleh pompa air, terutama di musim kemarau yang minim pasokan air hujan.  Daerah pemukiman padat penduduk sangat memungkinkan air yang ada di bawah tanah cepat habis karena setiap rumah melakukan penyedotan air bersih bawah tanah bisa lebih dari satu meter kubik dalam sehari.

3. Jauh Dari Sumber Air Permukaan

Daerah yang jauh dari sumber air di atas permukaan tanah bisa saja mudah mengalamai air tanah kering saat lama tidak mendapatkan air hujan.  Pemanfaatan air tanah yang berlebihan juga menjadi salah satu penyebab mudahnya sumur-sumur air bawah tanah mengering di saat musim kemarau yang panjang serta kurangnya peresapan air hujan ke dalam tanah.  Jika di sekitar daerah tersebut terdapat sungai, danau, waduk, dan semacamnya maka pasokan air bawah tanah bisa terbantu sehingga di saat musim kering, air tanah tidak ikut mengering secara signifikan.

4. Sumur Air Bawah Tanah yang Kurang Dalam

Dari waktu ke waktu ketinggian air dalam tanah bisa berkurang seiring dengan pertumbuhan jumlah manusia yang sama-sama menggunakan air bersih yang berasal dari bawah tanah.  Apalagi di musim kemarau penambahan air di bawah tanah mengalami penurunan secara drastis sehingga untuk mendapatkan air bersih harus memperdalam kedalaman sumur dan juga pipa air bawah tanah yang sudah ada.  Jika terlalu dalam maka bisa-bisa pompa air yang sudah ada harus diganti dengan pompa air yang lebih kuat tenaga daya hisapnya.

 

Terima kasih sudah mengunjungi website kami. Semoga bermanfaat dan sukses selalu ūüôā

 

Related Posts

  • 96
    Pasti Anda sering mengalami saluran air Anda mampet bukan? Bukan hal yang baru lagi jika membicarakan soal saluran air mampet. Semua orang pasti pernah mengalami hal ini. Nah, saluran air mampet tidak boleh dibiarkan, sangat disarankan jika segara memperbaikinya. Sebelum kita membahas cara memperbaikinya, yuk kita simak dulu apa saja…
    Tags: saluran, mampet, air, yang, jogja, sumur, di, wc, sedot, tukang
  • 96
    Banyak orang yang tidak bisa membedakan WC Penuh atau Tersumbat. Berikut ini cara mudah membedakan wc mampet atau wc tersumbat : Ciri bak wc yang penuh. Sudah terlalu lama dan belum pernah di sedot (diatas 5 tahun) Jika disiram dari kloset turunnya air atau kotoran sangat lambat. Jika setelah dipakai…
    Tags: wc, yang, di, sumur, jogja, mampet, sedot, dalam, air, tukang
  • 95
    Selain menggunakan garam dapur seperti pada artikel sebelumnya, mengatasi penyumbatan tinja juga bisa menggunakan bakteri pengurai. Kotoran manusia sejatinya sudah mengandung bakteri pengurai. Secara alami, bakteri ini akan mengurai tinja menjadi cairan. Disamping itu, bakteri ini tidak mampu mengimbangi kecepatan pembuangan kotoran manusia. Karena kemampuan bakteri untuk mengurai tinja secara…
    Tags: jogja, di, sumur, yang, dalam, wc, sedot, sleman, tukang, saluran
  • 94
    Jika membahas tentang sumur, sumur terdapat beberapa macam jenis sumur. Salah satunya adalah sumur resapan. Pernahkah kalian mendengar sumur resapan? Nah dalam pembuatan sumur resapan harus diperhatikan dalam pembuatannya. Lantas apa saja? Untuk membuat sumur resapan yang baik ada beberapa hal teknis yang harus diperhatikan, yaitu :   1. Penutup…
    Tags: sumur, di, mampet, wc, saluran, sleman, sedot, tukang, jogja, bantul
  • 94
    Seringkali terdapat kesalahan dalam penggunaan air. Air merupakan sumber kehidupan, air juga merupakan sumber daya alam yang terbatas jumlahnya. Maka dari itu kita harus pintar-pintar dalam penggunaan. Salah satunya adalah dengan menghemat air. Menghemat air ini bisa dilakukan dengan berbagai cara tentunya.   Karena jumlah air bersih yang kita ambil…
    Tags: air, yang, tanah, di, wc, sedot, sleman, mampet, saluran, jogja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Posted by: niken swastika on

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,