Menu Tutup

Toilet Duduk atau Toilet Jongkok

Antara toilet jongkok dan toilet duduk, manakah yang lebih sering digunakan? Mungkin sebagian orang beranggapan bahwa toilet duduk bisa lebih nyaman dan lebih praktis dibandingkan toilet jongkok, toilet jongkok lebih membutuhkan banyak energi dibandingkan dengan toilet duduk. Mungkin dengan toilet duduk bisa bersantai sambil membaca koran dan lain sebagainya. Akan tetapi kalo di lihat dari sisi kesehatan, kebiasaan berlama-lama di kamar mandi atau di toilet duduk akan berdampak negatif. Tentunya hal ini perlu di ketahui dan disikapi dengan positif.

Banyak yang beranggapan bahwa toilet jongkok ribet dan tidak praktis, namun sebenarnya toilet jongkok mempermudah kita dalam membuang kotoran, tidak perlu membutuhkan waktu lama. Sedangkan toilet duduk, perlu waktu yang cukup lama ketimbang toilet jongkok. Selain itu tolilet jongkok lebih sehat dari toilet duduk, karena kulit kita tidak bersentuhan secara langsung ke tempat pembuangan. Rata-rata orang di perkotaan sudah menggunakan toilet duduk sehingga tidak merasa capek jongkok saat harus buang air besar. Tapi sebuah studi klinis menemukan bahwa toilet jongkok punya manfaat lebih. Benarnya demikian?

Beberapa ahli mengungkapkan alasan mengapa toilet jongkok dinilai lebih sehat jika dibandingkan dengan toilet duduk. Menurut para ahli, jongkok sebenarnya adalah posisi yang paling tepat dan direkomendasikan untuk buang air besar, seperti dilansir Asia One, Sabtu (14/9/2013). “Posisi ideal untuk buang air besar adalah jongkok dengan paha tertekuk pada perut. Dengan cara ini kapasitas rongga perut sangat berkurang dan tekanan intraabdomen meningkat, sehingga akan lebih mendorong pengeluaran feses,” ungkap Henry L. Bockus, dikutip dari jurnal Gastroenterology. (sumber : https://health.detik.com)

Ketika Anda buang air besar, otot puborectalis mengendurkan tekanannya di rektum untuk memungkinkan feses keluar. Dalam posisi duduk, tekanan yang ada hanya mengendur sebagian. Sementara dalam posisi jongkok, tekanannya mengendur dan rileks dengan sempurna sehingga memudahkan proses pengeluaran feses. Posisi duduk, apalagi jika duduk dengan posisi biasa dan tegak lurus 90 derajat, justru membuat proses buang air besar menjadi lebih sulit untuk dilakukan dan tenaga yang dibutuhkan juga menjadi lebih besar. Selain itu, menurut jurnal Digestive Diseases and Sciences, dibutuhkan waktu lebih lama untuk buang air besar dengan toilet duduk. Sebab tubuh butuh proses untuk mendorong feses melalui sudut rectoanal. Pada posisi jongkok tidak butuh waktu lama karena sudut rectoanal telah terbentuk dengan sendirinya dan feses pun terdorong. Mengapa hal tersebut penting untuk diketahui? Sebab posisi saat menggunakan toilet dianggap memainkan peran besar sebagai faktor risiko beberapa penyakit seperti sembelit, wasir dan radang usus buntu.

Hal ini didukung ini oleh pengamatan bahwa di negara-negara terbelakang yang masih terbiasa jongkok untuk buang air besar prevalensinya untuk penyakit tersebut rendah. Sebaliknya, negara-negara maju yang terbiasa menggunakan toilet duduk justru prevalensinya terus meningkat. Oleh sebab itu, salah satu perusahaan toilet, Squatty Potty, merancang sebuah bangku yang memungkinkan seseorang untuk jongkok di toilet duduk dengan mudah. Alat ini sengaja dibuat untuk memudahkan orang yang telah terbiasa menggunakan toilet duduk. Meskipun terlihat sedikit aneh pada awalnya, namun penggunaan ini dinilai layak jika tujuannya memang untuk kesehatan Anda.

Nah, dapat disimpulkan bahwa Toilet jongkok lebih baik buat kesehatan, Pilih toilet duduk atau toilet jongkok, semua kembali pada kenyamanan Anda. Tapi bila Anda memilih toilet duduk, jangan lupa untuk sedikit mengangkat kaki Anda ke tumpuan agar lebih lancar dan sehat.

 

 

Related Posts

  • 55
    Mengenal Flush Toilet Button  Toilet jenis apakah yang kalian gunakan di rumah anda? Jongkok atau duduk? Bagi kalian yang menggunakan toilet jongkok pasti terdapat tombol. Nah apakah flush toilet botton itu? Yuk intip ulasan berikut ini :)   Tombol atau tuas flush toilet dibuat oleh perancangnya untuk  mengatur keluarnya air dari tabung kloset…
    Tags: toilet, yang, untuk, dan, di, besar, dengan, jongkok
  • 41
    Cara mengatasi toilet mampet Tanpa DisedotToilet mampet merupakan salah satu kenyataan hidup yang harus dihadapi setiap rumah tangga. Ada banyak hal yang bisa membuat WC mampet. Gumpalan tisu atau tisu basah dapat menyumbat saluran pembuangan. Mainan anak atau pakaian juga kadang terperangkap di dalamnya, sengaja atau tidak.   Setiap orang perlu mengetahui cara memperbaiki WC…
    Tags: toilet, yang, dan, untuk, di
  • 41
    Masalah yang sangat mengganggu di kamar mandi adalah mampetnya wc kita. Jika dibiarkan begitu saja selain akan sangat mengganggu, juga akan menimbulkan bau yang pasti tidak sedap. Bagaimana mengatasi wc mampet? Ternyata ada beberapa cara sederhana untuk mengatasi wc mampet. Berikut ini tips cara mengatasi wc mampet. Memakai botol. Nah…
    Tags: dan, untuk, dengan, toilet, yang, di
  • 36
    Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Sumur BorSemua yang tercipta didunia ini pasti ada kelebihan dan kekurangan. Seperti halnya manusia, pasti ada kekurangan dan pasti mempunyai bakat dari dalam diri. Dalam hal penjualan juga akan ada keuntungan dan juga kerugian. pernah kah Anda membuat sumur di rumah ? tehnik sumur apa yang kalian gunakan waktu itu? Jika…
    Tags: yang, dan, lebih, dengan
  • 35
    Tips Kloset Duduk BocorTIPS KLOSET DUDUK BOCOR Kloset Duduk Bocor -  Salah satu penyebab yang bisa menimbulkan kebocoran pada kloset duduk adalah sumbat atau katup tidak bisa menutup kembali. Katup pengisi air kloset ini mempunyai sangat penting, hal ini dikarenakan katup inilah yang mengatur keluar masuknya air dari tangki. Jika terjadi kebocoran maka…
    Tags: duduk, yang, dan, untuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat